SRIJAYA MAKMUR – Mengambil momentum keberkahan bulan suci, MTs Manarul Huda Desa Srijaya Makmur resmi memulai rangkaian Pesantren Kilat (Sanlat) yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni tanggal 11, 12, dan 13.
Awali Hari dengan Cinta Al-Qur'an
Hari pertama Sanlat dibuka dengan suasana yang sangat religius. Seluruh siswa-siswi berkumpul untuk melaksanakan Khataman Al-Qur'an secara berjamaah. Agenda ini sengaja diletakkan di awal acara sebagai bentuk ikhtiar sekolah dalam melakukan pembiasaan (istikamah), agar para generasi muda di Desa Srijaya Makmur semakin mencintai dan merasa dekat dengan kitab suci Al-Qur'an di kehidupan sehari-hari.
Fokus Materi: Maksimalkan 10 Hari Terakhir Ramadhan
Setelah prosesi khataman selesai, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi inti oleh sosok ulama kharismatik, Kyai M. Zaenul Ma’arif. Dalam tausiahnya, beliau menekankan pentingnya kesadaran spiritual siswa, terutama saat memasuki fase krusial di bulan Ramadhan.
Beliau menyampaikan bahwa 10 hari terakhir Ramadhan adalah "babak final" yang menentukan kualitas ibadah seseorang. Beberapa poin penting yang disampaikan Kyai M. Zaenul Ma’arif antara lain:
Urgensi Pemanfaatan Waktu: Mengingat waktu yang terbatas, siswa diajak untuk tidak menyia-nyiakan detik-detik berharga dengan hal yang kurang bermanfaat.
Mengejar Lailatul Qadar: Memperbanyak iktikaf, doa, dan tilawah sebagai bentuk ketaatan.
Peningkatan Kualitas Diri: Menjadikan momentum Ramadhan sebagai sarana transformasi karakter menjadi lebih disiplin dan berakhlak mulia.
"Jangan sampai kita menjadi orang yang rugi karena membiarkan Ramadhan berlalu tanpa bekas. Terlebih di sepuluh hari terakhir ini, keran ampunan dan pahala dibuka selebar-lebarnya," ujar Kyai M. Zaenul Ma’arif di hadapan para siswa yang menyimak dengan khidmat.
Harapan Sekolah
Pihak panitia Sanlat MTs Manarul Huda berharap, melalui paparan materi di hari pertama ini, para siswa memiliki motivasi baru untuk mengisi sisa hari Ramadhan dengan semangat ibadah yang lebih tinggi. Rangkaian Sanlat ini akan terus berlanjut hingga dua hari ke depan dengan berbagai materi penguatan karakter lainnya.

0 Komentar